Dari Pensil ke Prompt: Evolusi Desain Grafis dari Era Manual hingga Kecerdasan Buatan (Bagian III)
Revolusi Digital, Internet, dan Transformasi Industri Kreatif Jika komputer mengubah cara desainer bekerja, internet mengubah cara desain hadir, didistribusikan, dan dikonsumsi oleh masyarakat. Memasuki dekade 2000-an, dunia menyaksikan perubahan besar dalam pola komunikasi. Informasi tidak lagi bergerak melalui media cetak semata, tetapi berpindah ke ruang digital yang dapat diakses kapan saja dan dari mana saja. Perubahan ini menjadikan desain grafis sebagai salah satu profesi yang paling terdampak oleh revolusi digital. Pada era sebelumnya, hasil kerja desainer sebagian besar ditujukan untuk media cetak, seperti buku, majalah, surat kabar, brosur, baliho, dan kemasan produk. Siklus produksi relatif panjang, mulai dari perencanaan, proses desain, revisi, percetakan, hingga distribusi. Keberhasilan sebuah karya sering kali baru dapat diukur setelah dipublikasikan. Internet mengubah pola tersebut secara fundamental. Kini, sebuah desain dapat dipublikasikan hanya dalam hitungan detik se...